Kenapa Akses Permodalan Peternak Sulit?

Kenapa Akses Permodalan Peternak Sulit?

Kenapa Akses Permodalan Peternak Sulit? – Peternakan merupakan salah satu sektor agribisnis yang dapat menopang kesejahteraan negara. Namun, pembangunan peternakan di Indonesia tidak sebanding dengan banyaknya permintaan produk primer dan olahan peternakan sehingga mengharuskan untuk melakukan impor. Kurangnya ketersediaan modal dan kredit bagi peternak merupakan salah satu yang menyebabkan kurang berkembangnya sektor peternakan Indonesia. Walaupun telah banyak diusahakan oleh pemerintah untuk diadakannya fasilitas kredit pertanian–termasuk subsektor peternakan–namun fakta menyebutkan bahwa pelaksanaan kredit tersebut memiliki banyak kendala. Selain itu, kemampuan untuk mendapatkan akses pembiayaan menjadi salah satu permasalahan yang dihadapi peternak di rural area.

Kalangan perbankan masih menggap subsektor peternakan memiliki potensi resiko yang sangat tinggi. Risiko tersebut berupa biaya pendistribusian yang besar karena daerah tempat tinggal peternak yang tidak terpusat, kepadatan penduduk yang rendah, kualitas infrastruktur yang kurang baik, sifat musiman serta tingginya variansi aktifitas-aktifitas produksi peternakan. Hambatan lainnya berupa perubahan harga pasar yang fluktuatif.  Selain itu, adanya risiko musibah yang bersifat force majeure, masa pemeliharaan yang cenderung lama membutuhkan waktu setidaknya 2 tahun untuk ruminansia dan disintegrasi rantai pasok peternakan baik yang bersifat on-farm dan off-farm. Perbankan yang memiliki orientasi keuntungan tentunya memfokuskan diri untuk memberikan pendanaan di wilayah padat seperti perkotaan, lebih kaya dan memiliki aktivitas bisnis yang tinggi untuk menekan biaya operasional, mendapatkan peminjam yang lebih besar, sehingga dapat menutupi biaya operasional.

Peranan Pendampingan dan Penggunaan Teknologi untuk Tingkatkan Nilai Bisnis Peternakan

Banyaknya hambatan tersebut tentunya membutuhkan mitigasi risiko yang besar dan tidak mudah pula. Pendampingan peternakan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas peternakan sangat dibutuhkan. Peningkatan aktivitas bisnis tanpa pendampingan tentu akan menghasilkan output yang sia-sia. Mayoritas peternak Indonesia masih terdiri dari peternak rakyat yang hidup di pedesaan. Kebanyakan dari mereka masih belum memiliki mindset bisnis. Kebiasaan memelihara ternak hanya sebagai tabungan masih banyak ditemui di pedesaan. Tak heran tentunya jika banyak ditemui peternak yang menggunakan cara kuno yang masih tidak efisien dalam melakukan pemeliharaan ternak. Selain itu, akses terhadap teknologi sangat dibutuhkan untuk meningkatkan efektifitas dalam dunia peternakan. Penggunaan teknologi di sektor peternakan telah sukses terbukti meningkatkan pendapatan dari sektor peternakan di negara maju.

Bantuternak Sebagai Penyedia Modal bidang Peternakan

Indikasi bahwa perbankan kurang tertarik untuk menyalurkan kredit kepada usaha-usaha peternakan karena peternakanan on-farm yang tidak layak (feasible) dan belum memenuhi persyaratan pemberian kredit oleh bank (bankable). Hal ini menjadi kesempatan Bantuternak untuk melakukan inovasi di bidang peternakan. Bantuternak sebagai platform yang memberikan permodalan pada bidang peternakan dengan sentuhan teknologi ingin mewujudkan visi Indonesia sebagai negara swasembada daging. Pendampingan secara berkala oleh tenaga profesional Bantuternak tentunya akan menurunkan resiko kelalaian pemeliharaan di lapangan. Aspek teknologi digunakan untuk melakukan efisiensi. Pendanaan bersama (crowdfunding) di usung untuk menggantikan peran peminjaman kredit oleh bank. Kini siapapun dapat memberikan permodalan pada bidang peternakan dengan Bantuternak. Tunggu apalagi, peningkatan kesejahteraan peternak bisa dimulai dimana saja dan kapan saja.


Referensi :

Dr. Ir. Arief Daryanto, MEc., 2010 http://www.digilib.mma.ipb.ac.id/output/popupPrint/id/c64e1a835e6e5a2fde070777460e7ecb/tipe/entri/category/2.html

DWIJENAGRO, Jurnal Ilmiah Prodi Agribisnis, Fak. Pertanian Univ. Dwijendra, Vol. 1 Nomor I, Mei 2010, ISSN: 1979-3901

BACA:  Bantuternak Raih Penghargaan dari Kemenperin
Share this:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *