Bekerja di Startup Bantuternak dengan Segudang Manfaat

Bekerja di Startup Bantuternak dengan Segudang Manfaat

Bekerja di Startup Bantuternak dengan Segudang Manfaat – Setelah bekerja sebagai salah satu anggota tim lapangan Bantuternak, Tomi Ade Saputro atau yang sering disapa Tomi merasakan beberapa manfaat penting. Dengan basic background seorang lulusan SMK Peternakan, Tomi telah menjajaki pekerjaannya selama 6 bulan. Lewat merintis karir sebagai Field Assistant di startup Bantuternak, ia mengaku terlepas dari ketergantungan terhadap orangtua. Diusianya yang menginjak angka tujuh belas, ia pun mampu mendapat tambahan uang saku sendiri, Kondisi lapangan pekerjaan dan pengalaman yang ia dapat  telah ia tuturkan untuk ditelaah bersama.

Passion timbulkan kecintaan pada pekerjaan

Kecintaan terhadap dunia peternakan membuat Tomi mau ikut andil menjadi bagian tim Bantuternak. Sebagai seorang Field Assistant, Tomi berperan dalam pendampingan secara langsung terhadap peternak rakyat, Dari sinilah, Tomi mengaku mendapat beberapa pengalaman menarik. Pengalaman tersebut berupa kegiatan lapangan seperti penimbangan bobot ternak dan pengecekan kondisi kesehatan ternak. Ia dilatih untuk mengobati ternak yang sakit atau memberikan vaksin langsung. Selain itu,Tomi juga berperan dalam menentukan ternak yang sudah layak jual di pasaran.

Atmosfer kekeluargaan di startup Bantuternak

Saat ditanya mengenai gambaran suasana bekerja, ia merasa nyaman dengan sikap kekeluargaan yang ada dalam tim. “ Yah, saatnya bekerja ya bekerja. Namun ada kalanya kita refreshing dan saling berbagi pengalaman. Mungkin dikarenakan tiap anggota team memiliki background pendidikan yang berbeda-beda. Kita bisa saling sharing knowledge, lah”, tuturnya. Bekerja di starup Bantuternak membentuknya untuk bersikap professional. Ditambah lagi, ia bisa belajar untuk peduli dalam membantu pekerjaan sesama anggota team.

Bantuternak bantu angkat permasalahan peternak

Tomi berharap kedepannya  populasi ternak d Indonesia semakin meningkat pesat. Ia beranggapan, peningkatan populasi ternak mampu meningkatkan perekonomian masyarakat kecil dan mengurangi angka pengangguran. Namun, ia menilai masih banyak peternak di tanah air yang belum bisa mengembangkan usahanya dikarenakan kekurangan modal. Setelah bergabung dalam tim Bantuternak, Tomi menyadari peran investor sangat begitu besar untuk kesuksesan dunia agribisnis.

BACA:  Kamu Harus Tau Hikmah Berkurban Agar Mantapkan Niatmu Di Idul Adha Tahun Ini!

Lewat modal yang diberikan investor, peternak mampu menggemukan ternaknya untuk dijual dengan harga yang lebih tinggi, Namun, di zaman sekarang para investor merasa sulit untuk menemukan mitra terpercaya dalam menanamkan modal. Adakalanya sistem yang digunakan tidak adil sehingga menguntungkan sebelah pihak. Untuk itu, kamu bisa melirik sistem investasi yang digunakan di Bantuternak. Sistem bagi hasil berupa : 50% peternak, 30% investor dan 20% manajemen Bantuternak dapat memberikan keuntungan secara pasti. Cara ini bisa memfasilitasi pemilik modal yang tidak tahu cara mengelola uang dan kesulitan dalam segi finansial.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *