Mengenal Jenis Investasi Syariah

Mengenal Jenis Investasi Syariah

Mengenal Jenis Investasi Syariah – Minat berinvestasi secara syariah terus mengalami peningkatan tiap tahunnya. Seperti yang kita ketahui bersama, konsep yang disuguhkan pun terjamin aman dan jelas. Sehingga, Investasi Syariah terus dijadikan solusi bagi investor yang ingin dapat untung dan juga terhindar dari kontaminasi riba. Sifat universal yang dimiliki Investasi Syariah cocok digunakan oleh seluruh investor tanpa memandang latar belakang agama, suku hingga ras.

Untuk memaksimalkan kegiatan investasimu, kamu bisa mempelajari jenis-jenis investasi syariah yang ada di Indonesia sebagai berikut :

Reksa Dana Syariah

Reksa dana syari’ah cocok bagi investor yang memiliki pengetahuan terbatas akan investasi namun ingin berinvestasi dengan aman. Reksadana sendiri bisa diartikan sebagai sekumpulan investor yang memberikan dana untuk menambah modal perusahaan. Hal ini bisa dicontohkan dengan kegiatan pembelian saham. Seluruh kegiatan akan dikelola oleh manajer investasi terpercaya. Pengawasan pun akan dilakukan oleh Dewan Pengawas Syariah.

Deposito Syariah

Singkatnya, deposito dapat diartikan sebagai bentuk simpanan yang penarikannya hanya bisa dilakukan di waktu-waktu tertentu saja. Penarikan harus sesuai dengan kesepakatan antara bank dan nasabah. Berbeda dengan konsep deposito biasanya, deposito syariah dilandasi dengan akad mudharabah. Mudharabah merupakan bentuk kerjasama antara dua pihak atau lebih. Pemilik modal mempercayai dana yang ia berikan kepada pengelola modal. Kesepakatan persentase bagi hasil pun akan dilakukan setelahnya.

Saham Syariah

Barang sehari-hari yang kita pakai adalah produk perusahaan yang sahamnya bisa kita beli. Saham diartikan sebagai bentuk surat berharga tanda kepemilikan suatu perusahaan. Prinsipnya pada saham syariah seluruh kegiatan perusahaan tidak boleh bertentangan dari hukum syariah. Rasio keuangannya pun sudah ditetapkan. Rasio utang berbanding aset tidak boleh melebihi persentase 45%. Selain itu, rasio pendapatan non hal berbanding total pendapatan tidak boleh melebihi angka 10%.

Asuransi Syariah

Asuransi syariah adalah bentuk asuransi dengan usaha ta’awun (tolong-menolong) dan saling tafakuli (melindungi) melalui tabarru’ (pengumpulan dana) yang dikelola dengan prinsip syariah. Dalam prinsip asuransi syariah pihak penerima dana selaku pengelola dana, boleh menerima bagi hasil iuran sesuai perjanjian sebelumnya. Asuransi memang memiliki konsep yang hampir sama dengan deposito, namun pada asuransi dana uang yang diberikan bisa diklaim kapan saja misalnya dalam keadaan kecelakaan atau meninggal dunia.

Setelah mengetahui keuntungan dan kejelasan dari investasi syariah, kamu dapat mencoba untuk memberikan dana yang kamu miliki untuk dikelola di Bantuternak. Tak perlu dana yang banyak, cukup dengan uang Rp. 100.000,00 kamu bisa memulai berinvestasi. Sistem investasinya pun mudah karena sudah banyak investor yang merasakan, (baca: https://bantuternak.com/testimoni-investasi-di-bantuternak/). Nikmati keuntungan dimasa yang akan datang dengan berinvestasi!

BACA:  5 Pasar Hewan di Jogja yang Wajib Dikunjungi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *