Sociopreneur: Investasi Ternak, Peduli Peternak

Sociopreneur: Investasi Ternak, Peduli Peternak

Sociopreneur: Investasi Ternak, PeduliPeternak – Sociopreneur atau bisnis berbasis sosial menjadi bidang usaha  yang terkenal dengan tujuan mulianya untuk membantu mensejahterakan masyarakat dan lingkungan. Sociopreneur tidak seperti bisnis usaha kebanyakan, melainkan mengedepankan penyelesaian dari permasalahan-permasalahan yang sedang dialami oleh masyarakat. Peternakan, dapat menjadi salah satu subsektor dari bidang usaha sociopreneur.

Investasi ternak merupakan salah satu Sociopreneur yang terjadi pada subsektor peternakan. Investasi ternak dapat diartikan dengan menanamkan modal pada usaha peternakan. Investasi ternak dapat dijadikan kepentingan jangka panjang, pasalnya tidak hanya untuk mendapatkan keuntungan saja, melainkan juga mendapatkan pengalaman untuk mengatasi hal-hal diluar jangkauan seperti investor pada umumnya.

Investasi ternak, khususnya ternak sapi, dapat dibagi menjadi dua, yaitu ternak sapi potong dan sapi perah. Pada peternakan sapi potong prinsipnya adalah membeli sapi dengan umur yang masih sangat muda dan masih kecil, kemudian dipelihara dan besarkan hingga mencapai suatu kondisi dimana bisa memiliki peternakan sendiri. Pada peternakan sapi perah prinsipnya adalah sapi yang dibeli dapat diambil keuntungannya melalui hasil perahan ataupun olahan lain, seperti keju dan yogurt.

Saat ini, banyak startup Indonesia yang mengajak masyarakat untuk melakukan investasi ternak. Tidak hanya memikirkan keuntungan bagi investor, keberadaan startup tersebut juga bertujuan memberikan kesejahteraan dan produktivitas bagi pelaku usaha peternakan. Startup investasi ternak biasanya melakukan prinsip bagi hasil antara peternak dengan investor. Bahkan setelah ternak dewasa, startup tetap membantu dalam melakukan proses jual beli.

Menjadi investor ternak merupakan pilihan yang tepat bagi mereka yang mau memelihara ternak tanpa sibuk mengurus. Investasi ternak tidak membutuhkan kandang, yang dibutuhkan hanyalah telepon genggam. Dari telepon genggam, investor dapat tahu perkembangan ternak dan sejauh mana fluktuasi penjualan. Dengan begitu, dalam waktu sekitar empat bulan, ternak sudah siap untuk dijual. Bahkan investor dapat menjual ternaknya ketika harga ternak sedang naik.

Startup Investasi Bidang Peternakan

Beberapa startup mengandeng peternak miskin di Indonesia sebagai patner dalam mengurus investasi ternak. Beberapa founder startup berpikir untuk mengentaskan kemiskinan berbasis usaha peternakan. Selain, beberapa founder startup juga berpikir cara untuk mendukung program pemerintah dalam pemenuhan protein hewani asal ternak.

Tidak semata-mata menjadikan peternak sebagai patner, beberapa startup memberikan bantuan dana untuk pembelian bakalan ternak dan pakan ternak. Dengan keberadaan startup, peternak tidak perlu lagi mencari pembeli dari ternaknya secara mandiri.

Selain memberikan keuntungan bagi peternak dan investor, investasi ternak memberikan bentuk pelayanan sosial terhadap masyarakat Indonesia. Kebutuhan daging sapi di Indonesia masih sangat tinggi, terlebih pada bulan kurban. Kebutuhan daging sapi yang meningkat seringkali membuat harga daging sapi melonjak tajam. Keberadaan investasi ternak dapat membantu persediaan daging di Indonesia. Keberadaan investasi ternak akan mengurangi impor daging sapi, sehingga membuat harga jual daging sapi di masyarakat tetap stabil.

Startup investasi peternakan juga seringkali mengadakan kegiatan di masyarakat. Salah satu kegiatan yang pernah dilakukan oleh sebuah startup adalah eksibisi catur buta dan pemeriksaan kesehatan gratis. Eksibisi catur buta merupakan ajang pertunjukan permainan catur dimana kedua pemain menutup mata. Pemain dapat menang dengan memenuhi kaidah permainan catur akan mendapatkan hadiah uang pembinaan. Sedangkan pada pemeriksaan kesehatan gratis, selain masyarakat, beberapa startup menyasar sekolah dasar di pelosok desa. Tidak hanya melakukan pemeriksaan, biasanya startup juga memberikan asupan gizi secara gratis.

Startup investasi ternak tidak meninggalkan UMKM yang ada di Indonesia. Startup investasi ternak akan menggandeng pengolah hasil peternakan untuk bergabung dalam  kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan Biasanya, kegiatan yang melibatkan masyarakat luas, startup investasi ternak membuat ruang khusus bagi kegiatan pameran. Dalam kegiatan pameran itulah, UMKM pengolah hasil peternakan dapat  menjual produknya.

Banyaknya kegiatan sosial yang didapat dari investasi ternak dapat mendorong masyarakat untuk turut bergabung didalamnya. Jika masyarakat turut bergabung dalam investasi ternak, maka secara tidak langsung akan mensejahterakan peternak lokal, UMKM pengolah peternakan, dan membantu perbaikan gizi masyarakat.

Bantuternak, Investasi Berdampak untuk Peternak

Salah satu startup yang bergerak dibidang investasi peternakan adalah Bantuternak. Bantuternak memberikan pengelolaan dana dan pendampingan profesional pada mitra peternak. Bantuternak menjaga komitmen untuk dapat membantu meningkatkan kualitas hidup peternak desa dan pengembangan peternakan kelas industri. Dengan berinvestasi di Bantuternak, kamu turut membantu kesejahteraan para peternak. Tunggu apa lagi? sudah banyak manfaat yang dihasilkan untuk membantu kesejahteraan peternak Indonesia. Download dan investasi sekarang juga.

BACA:  Tiga Langkah yang Harus Kamu Coba Untuk Melipatgandakan Hartamu!

 

 

Referensi: 

http://m.mediaindonesia.com/amp/amp_detail/170781-miara-farm-urunan-berdayakan-peternak

https://agribisnis.co.id/investasi-ternak-sapi-dan-lainnya/

https://www.google.co.id/amp/m.tribunnews.com/amp/bisnis/2017/05/27/japfa-kenalkan-dunia-peternakan-dan-program-investasi-sosial

https://kampoengternak.or.id/bisnis-dan-investasi/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *