Kegiatan Spekulasi Investasi dalam Syariat Islam

Kegiatan Spekulasi Investasi dalam Syariat Islam

Kegiatan Spekulasi Investasi dalam Syariat Islam – Islam memiliki sistem perekonomian yang mampu mewujudkan kesejahteraan kehidupan manusia baik secara material. Dalam Islam, investasi merupakan kegiatan muamalah yang dianjurkan, karena dapat membuat harta yang dimiliki menjadi lebih produktif dan mendatangkan manfaat bagi banyak orang. Al-Qur’an dengan tegas melarang aktivitas penimbunan (ikhtinaz) terhadap harta yang dimiliki. Investasi merupakan pengeluaran atau pengorbanan sumber daya pada saat ini untuk memperoleh pengembalian di masa datang yang belum pasti besarannya. Menurut Benjamin Graham menyatakan suatu investasi adalah kegiatan setelah melalui analisa yang mendalam dan menjamin keamanan dari pokok investasi dan pengembalian yang cukup. Investasi yang tidak memenuhi persyaratan tersebut adalah spekulasi.

Spekulasi berbeda dengan investasi meski memiliki kesamaan mengandung ketidakjelasan. Dalam spekulasi, investor mengandalkan keberuntungan nasib (game of change) dengan risiko yang besar dan tidak jarang dapat merugikan orang lain. Sedangkan investasi memiliki tingkat resiko yang wajar dengan kemungkinan kondisi untung dan rugi yang selalu mengikuti setiap aktivitas bisnis. Spekulasi yang dilarang agama Islam adalah yang mengandalkan kondisi dan sikap gambling (ghoror). Dalam hal ini, terdapat unsur ketidakpastian yang sangat tinggi. Perbedaan yang sangat mencolok antara penjudi (gambler) dan spekulan adalah penjudi tidak menggunakan pengetahuan terkait investasi yang dilakukannya.

Beberapa hal yang membedakan investor dengan spekulan 

Investor Spekulator
Rasional dalam mengambil keputusan, berhati-hati dan melakukan analisis yang cermat Kadang-kadang tidak rasional dalam melakukan analisis dengan cermat walaupun kadang-kadang manipulatif
Mengumpulkan informasi selengkap mungkin Memanfaatkan informasi yang simpang siur dan membuat rumor yang menguntungkan dirinya
Mengharapkan pengembalian pada jangka relatif panjang Mengharapkan pengembalian dalam jangka relatif pendek
Pada umumnya risiko yang diambil bersifat moderat Memanfaatkan kondisi risiko tinggi dalam berspekulasi
Mengharapkan pengembalian yang sesuai dengan risiko Mengharapkan pengembalian yang tinggi dan menolak pengembalian
Menginginkan harga sekuritas sebagai cerminan informasi dan kondisi ekonomi yang sebenarnya, baik mikro maupun makro Tidak peduli dengan kondisi perekonomian baik mikro maupun makro. Bahkan lebih menyukai beraksi pada kondisi ekonomi yang bergejolak
Berdampak pada pasar yang bergejolak namun pasti (fluktuasi yang wajar) Berdampak pada padar yang bergejolak dengan fluktuasi yang tinggi

Seringnya kejadian orang yang mengalami kerugian dalam berinvestasi bukan karena kurang tahu, tetapi karena terlalu berani dalam berspekulasi. Selalu gunakan kepala dingin, tidak emosional, dan tidak dilandasi pemikiran serakah yang ingin cepat berhasil dan memperoleh hasil yang besar alam memutuskan setiap permasalahan. Kalau kamu ingin berspekulasi, paling tidak lakukan perhitungan yang matang sehingga risiko yang kamu hadapi adalah calculated risk (suatu risiko yang sudah di kalkulasi dan dipertimbangkan dengan matang)

Ada baiknya sebelum membuat keputusan yang mengandung unsur spekulatif, anda juga berpikir dari sisi yang lain sebagai devil advocate, yaitu berpikir dengan menentang dan mencari kelemahan rencana investasi itu. Dengan demikian, anda akan mendapat pertimbangan yang lebih sedang untuk mengurangi risiko dalam berinvestasi .

Tips untuk menghindari perilaku spekulasi

  1. rencanakan investasi anda dengan cermat, dapatkan informasi sebanyak-banyaknya untuk menunjang perencanaan itu, dan buatlah perhitungan yang cermat sebelum memutuskan berinvestasi
  2. Hindari terlalu optimis atau terlalu pesimis dalam membuat perhitungan rencana investasi
  3. kuasai bidang investasi yang akan anda masuki dan hindari spekulasi
  4. carilah referensi untuk membandingkan dan mempertimbangkan apakah investasi itu menguntungkan.

Kenali komoditas investasi di Bantuternak untuk mengindari spekulasi tanpa dasar

Bantuternak menyediakan akses permodalan kepada peternak rakyat dan industri. Dalam fitur Bantuternak telah disediakan data lengkap untuk dipahami oleh investor yang terdiri dari keterangan proyek, resiko, pengelolaan dan estimasi keuntungan yang didapatkan. Penting diketahui oleh seluruh investor untuk memahami proyek investasinya. Terlebih investasi dibidang agribisnis memiliki banyak pilihan komoditas dengan berbagai macam informasi yang berbeda-beda. Ayo menjadi investor yang cerdas dengan memahami investasi piihanmu.

Referensi :

BACA:  Investasi Bantuternak : Keuntungan Berlimpah Sesuai Syariah

Setianto, Buddy., 2015, Katalog Investasi Nilai Wajar Saham (Value Investing) Bagaimana Aplikasinya Di Bursa Efek Indonesia, Jakarta : BSK Capital

Suguanto, A.J. Hendro., Banyak Cara Menjadi Kaya, Bogor: Penebar Swadaya

Nurlita, Anna., Investasi di Pasar Modal Syariah dalam Kajian Islam, Kutubkhanah: Jurnal Penelitian sosial keagamaan, Vol.17, No.1 Januari-Juni 2014

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *